


SIAGANEWS.CO – Guna menjalankan Hasil Rapat Pimpinan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tentang dibukanya Siaga Karhutla 2017 mulai tanggal 2 Februari 2017, meminta kepada seluruh jajaran membentuk Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sampai ke tingkat kecamatan untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan tersebut kepada seluruh jajaran termasuk Pemda, TNI, dan Polri, untuk mengupayakan adanya posko di tingkat Kecamatan, Jumat (03/02/17)
Camat Tempuling, Ridwan S.sos. menyampaikan bahwa ia akan berusaha membantu dan melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Tim Karhutla tingkat Kecamatan Tempuling, sehingga bila terjadi kebakaran tidak kesulitan y lmencari alat dan personelnya.
“Agar kejadian kebakaran hutan dan lahan pada 2017 tidak terjadi lagi di wilayah Inhil dan Khususnya di Kecamatan Tempuling sekitarnya, Maka berdasarkan hal tersebutlah kami (Forkompincam) kecamatan Tempuling mendirikan Posko Terpadu Karhutla di Gedung halaman Kantor Kecamatan Tempuling.
Hal tersebut diungkapkan oleh Camat Tempuling, Danramil 03/Tempuling dan Kapolsek Tempuling saat melaksanakan pengecekan Posko terpadu kepada spiritriau.com.

Danramil 03/Tempuling Kapten Arh Sugiyono juga menambahkan pada bulan Februari s/d bulan April biasanya terjadi musim panas maka dari itu diaktifkan kembali posko Terpadu Karhutla yang ada di Kecamatan Tempuling ini guna mencegah terjadinya Karhutla.
Karena itu dari awal sudah harus disiapkan adanya sistem peringatan dini agar kalau terjadi tanda-tanda akan terjadi kebakaran dibeberapa Lokasi dapat segera terdeksi karena sekarang sudah dideteksi dengan satelit, begitu juga masyarakat akan lebih mudah untuk melaporkan bila terjadi Kebakaran.
“Maka bisa dilakukan pencegahan di awal sebelum terjadi, pungsi dari posko terpadu adalah tempat untuk deteksi dini karhutla sehingga upaya penanganan harus dilakukan secara terkoordinasi di bawah koordinasi Danramil 03/Tempuling,”paparnya. (dit/src)



