Cekcok Berujung Maut, Korban Tak Berdaya Setelah Terkena Samurai

0
519
PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Peristiwa penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia terjadi di wilayah hukum Kota Pekanbaru, Kamis (12/7/2018).
 
Korban bernama Khairunas (53) meninggal dunia dengan luka bacok.
 
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Aulia Hospital namun tidak tertolong lagi.
 
Informasi yang diterima, peristiwa penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut berawal saat pelaku bernama Guntur dirumah sedang melakukan sholat isya dengan kondisi rumah dalam keadaan tertutup terkunci pada pukul 20.00 WIB.
 
Kemudian datang korban dan 3 orang laki-laki mengetuk memaksa masuk melalui pintu rumah tersangka.
 
Korban mengatakan “ikut kau masuk mobil”.
 
Namun tersangka menolak ikut, dan mengatakan “mau kemana, tunggu lah istriku pulang”.
 
Karena tersangka tidak mau ikut, korban bersama teman-temanya memukul dan menarik tersangka.
 
Namun tersangka melawan dan mengatakan “pergi kalian semua, saya tidak kenal dengan kalian”.
 
Korban mengambil samurai yang ada diletakan didekat aquarium rumah tersangka.
 
Selanjutnya korban mengatakan kembali “ikut kau” sambil (mengancam) mengacungkan samurai ke arah tersangka.
 
Kemudian karena ada perlawanan dari tersangka, korban langsung mengipaskan samurai ke arah tersangka dan mengenai bagian tangan korban sebelah kiri yang mengakibatkan luka sobek ditangan kiri tersangka.
 
Tersangka melakukan perlawanan dan berhasil mengambil alih samurai, dan mengatakan ke korban dan kawan-kawannya “keluar kalian semua”.
 
Selanjutnya teman-teman korban melempar batu ke arah tersangka.
 
Tersangka pun mengibaskan berulang ulang samurai ke arah korban dan kawan-kawannya dan mengenai korban tepatnya dibagian perut korban.
 
Korban yang sudah mulai tak berdaya merangkul tersangka.
 
Teman-teman korban yang melihat hal tersebut semakin emosi, mendorong mencoba mengambil samurai dari tangan tersangka hingga terjadi perkelahian/ tarik menarik sampai pintu belakang kandang ayam.
 
Ketika lolos, tersangka langsung lari dan di hentikan warga  serta diamankan samurai oleh warga tersebut.
 
Kemudian warga sekitar membantu korban,  membawa ke rumah sakit  Aulia Hospital.
 
Skira pukul 22.50 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. 
 
Tersangka diamankan di Mapolsek Tampan guna pemeriksaan lebih lanjut.
 
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan sebilah samurai, batu, satu unit mobil.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here