Author: Prima

SIAGANEWS.CO – Keberhasilan mengungkap penyelundupan 1 ton sabu tidak terlepas dari peran sejumlah anggota Polri yang tergabung dalam Satgas Merah Putih. Publik terpukau, dengan aksi heroiknya mengungkap jaringan narkoba internasional tersebut. Lalu, seperti apa operasi senyap yang dilakukan tim tersebut, berikut kronologinya. Pada Selasa (06-06-2017), Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya mendapat kabar tentang adanya pergerakan sejumlah residivis asal Taiwan, yang dicurigai bakal melakukan transaksi narkoba dengan skala besar. Menindaklanjuti informasi itu, maka dibentuklah tim khusus yakni, Satgas Merah Putih. Pasukan ini berada di bawah komando Direktur Dit Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nico Afinta dan Kapolresta Depok, Komisaris Besar…

Read More

SIAGANEWS.CO – Tren minum kopi di beberapa daerah sedang berkembang pesat. Dari anak hingga dewasa memenuhi setiap kafe yang ada di sudut-sudut kota. Kopi memang menjadi sahabat terbaik untuk menemani obrolan santai bersama kawan-kawan. Jika kebetulan Anda mengajak anak ikut menemani berkunjung ke kedai kopi kesayangan, sebaiknya jauhkan minuman berkafein ini dari jangkauannya. Hal ini karena kopi bisa memberikan dampak sebagai berikut pada anak: Gangguan tidur (insomnia) Semakin banyak anak menjadikan kopi sebagai sumber energi, waktu tidurnya juga akan kian berkurang. Padahal, anak usia 5-12 tahun membutuhkan setidaknya 11 jam per hari untuk tidur. Kopi adalah minuman yang mengandung kafein…

Read More

SIAGANEWS.CO – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan aplikasi pesan Telegram sering dipakai oleh kelompok-kelompok teroris untuk berkomunikasi dan melancarkan serangan. Jenderal Tito juga menjelaskan, Telegram sampai saat ini memang menjadi aplikasi favorit bagi kelompok-kelompok teroris. Pasalnya aplikasi ini dinilai sulit disusupi pihak kepolisian. “Cukup masif (digunakan kelompok teroris), karena selama ini fitur Telegram banyak keunggulan, di antaranya mampu buat sampai 10 ribu member. Datanya juga dienkripsi, artinya sulit dideteksi,” kata Jenderal Tito Minggu (16-7-2017). Jenderal Tito mencontohkan, ada beberapa jaringan teroris yang menggunakan Telegram dalam berkomunikasi, satu di antaranya kelompok teroris yang meledakkan bom di Jalan Thamrin pada awal 2016…

Read More