


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Aksi begal dengan modus menjambret semakin menghantui masyarakat Kota Pekanbaru. Terlebih adanya korban yang meninggal dunia, atas peristiwa tersebut Wakapolresta Pekanbaru memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan tembak ditempat jika pelaku masih nekat menjalankan aksinya.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK, Kamis (19/11) siang saat ditemui diruang kerjanya.” Anggota kita persilahkan mengambil tindakan tembak ditempat jika menemukan pelaku tengah beraksi. Tetapi tindakan tersebut harus terukur,” ujar Wakapolresta.
Kebijakan tembak ditempat dikeluarkan oleh pimpinan Polresta Pekanbaru lantaran maraknya aksi pelaku penjambretan yang terjadi saat ini. Malah aksi tersebut memakan korban jiwa yang menimpa Hajjah Masnun beberapa waktu lalu.” Tindakan mereka sangat meresahkan, maka oleh itu kita akan lakukan tindakan tegas,” terang Wakapolres.
Untuk mencegah dan mempersempit ruang gerak pelaku, Polresta mengerahkan anggota Sabhara melakukan patroli rutin menggunakan sepeda motor disaat jam-jam rawan.” Anggota Sabhara dan anggota reskrim akan melakukan patroli dijam dan tempat rawan aksi jambret, begitu juga dengan anggota Satlantas. Hasil temuan kita selama ini dilapangan, terkadang pelaku jambret banyak dilakukan oleh anak dibawah umur. Maka oleh itu kita berharap orang tua juga ikut berperan mengontrol anaknya,” tutup Wakapolresta.(OK)




