
OLAHRAGA- Direktur hukum PSSI, Aristo Pangaribuan, mengatakan sudah mengirimkan surat kepada Mabes Polri, meminta izin untuk menyelenggarakan Indonesia Super League pada 15 April 2016. Jika terkabul, Aristo berharap ISL dapat bergulir secepatnya.
Aristo menegaskan, PSSI sudah tidak ingin berlarut dengan masalah hukum. PSSI ingin melangkah kedepan dan memulai kompetisi yang memang sudah lama dinantikan masyarakat pencinta Si kulit bundar di seluruh Tanah Air.
“Kita sudah mengirimkan surat kepada Mabes Polri meminta izin pada 15 april kompetisi professional 28 April divisi utama. Artinya kita mau forward, kita sudah gak mau lagi terlarut soal hukum, kita mau main bola lagi. Mudah-mudahan dijawab oleh pak polisi supaya kita bisa menggelar ISL secepatnya,” kata Aristo saat konfrensi pers di Hotel Sultan pada Senin 22 Maret 2016.
Tidak hanya ISL dan Divisi Utama yang akan bergulir. Menurut anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Gusti Randa, kompetisi-kompetisi lain dibawahnya seperti Liga Nusantara, Suratin, serta semua kelompok umur juga dimintai izin untuk mulai bergulir.

“Untuk liga nusantara amatir, Suratin dan semua kelompok-kelompok umur juga kita mintakan izin ke Mabes Polri. Nanti akan dibentuk formatnya oleh teman-teman Asprov. Intinya kita sudah menyudahi masalah-masalah hukum. Sekarang ini sudah masuk mengenai kegiatan-kegiatan tentang sepakbola,” timpal Gusti. (rzs/ozc)



