


SIAGANEWS.CO, PEKANBARU – Polres Indragiri Hilir laksanakan Press Conference tentang korban bunuh diri di Kebun Kelapa Kel. Teluk Pinang Kec. Gaung Anak Serka, Selasa (23/10/18).
Press Conference dipimpin langsung oleh Kapolres INHIL, AKBP Christian Rony P, S.I.K., M.H dan di dampingi oleh Kasubbag Humas Polres Inhil, AKP Syafri Joni, SE.
Dalam keterangannya Kapolres Inhil menjelaskan kronologi kejadian yaitu pada hari Sabtu, tanggal 20 Oktober 2018, sekitar pukul 14.30 Wib, saksi Agus Salim, pergi ke kebun milik orang tuanya an. Asra untuk mengumpulkan bibit kelapa yang akan ditanam dikebun. Sesampainya di kebun milik orang tuanya saksi melihat ada sesosok laki – laki yang tergantung di batang pohon kelapa, kemudian saksi mendekati laki – laki tersebut dan ternyata laki – laki tersebut adalah Erizun yang tinggal di Jalan Merdeka, Kel. Teluk Pinang, Kec. GAS, Kab. Inhil.
Selanjutnya saksi melaporkan kepada RT setempat dan Polsek GAS. Pukul 14.45 WIB, Personil Polsek GAS yang dipimpin Ipda. Piyatno beserta Pegawai Puskesmas Teluk Pinang langsung menuju ke TKP, setelah sampai di TKP Mayat tersebut dibawa ke Puskesmas Teluk Pinang.

Dalam kasus ini Kapolres Inhil juga meyampaikan bahwa polsek Gaung Anak Serka (GAS) mendapat telepon dari warga bahwa yang bersangkutan korban mabuk dipasar teluk pinang dan mengamuk menantang masyarakat sambil membawa pisau, lalu personel polsek Gas mendatangi TKP. Setibanya dilokasi ketika hendak di tenangkan saat itu korban melawan bahkan mengacungkan pisau ke arah petugas, personil polsek Gas melakukan pemukulan terhadap korban.
Dalam perkara ini Kapolres Inhil meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak keluarga korban dan memberi uang duka kepada pihak keluarga serta telah dilakukan mediasi dengan Toga, Toda, Tomas dan Tokoh Pemuda bahwa tidak ada permasalahan lagi serta anggota yang diduga melakukan penganiayaan sudah diproses.
Kapolres Inhil juga menekankan bahwa korban gantung diri dikebun kelapa dan bukan dipolsek GAS, serta Himbauan kepada Toga, Toda, Tomas, Tokoh Pemuda dan masyarakat lainnya agar bersama-sama membantu Polri untuk menjaga wilayah aman dan tertib karena Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat. (TBNewsriau)



