
PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Setelah melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap beberapa orang saksi atas kasus bom molotov di rumah Kepala Dinas Bina Marga Syafril Tamun di jalan Pinang Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, aparat Kepolisian Polresta Pekanbaru langsung memburu pelaku yang diduga berjumlah tiga orang tersebut.
“Anggota Polsek Bukit Raya dan Opsnal Polresta Pekanbaru telah mengumpulkan semua bukti, dan saat ini anggota tengah berada dilapangan guna melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Dugaan sesuai keterangan saksi pelaku ada tiga orang dengan ciri-ciri yang telah kita kantongi,” terang Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs Aries Syarief Hidayat MM saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK.
Dikatakan lebih jauh oleh AKBP Sugeng Putut Wicaksono, bahwa Kejadian pelemparan Bom yang dilakukan oleh OTK di rumah Syafril terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Pada saat itu seorang security bernama Mukhsan (24) mendengar suara pecahan botol di Gerasi mobil , karena curiga akhirnya Mukhsan segera keluar dan ternyata di gerasi ada pecahan botol yang mengeluarkan api.

“Setelah padam saksi keluar pekarangan rumah dan melihat ada dua orang dengan jalan kaki, kemudian datang lagi orang menggunakan motor Honda Beat Putih Biru berbicara dengan orang tersebut serta pergi,” terang Putut.
Kini beberapa alat bukti berupa pecahan botol telah diamankan dan dijadikan barang bukti oleh aparat Kepolisian, sedangkan dugaan pelemparan yang dilakukan oleh OTK tersebut berhubungan dengan pengerjaan proyek.
” Kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelemparan tersebut, dan anggota saat ini masih berada dilapangan untuk pengejaran terhadap pelaku,” tutup Wakapolresta.



