



SIAGANEWS.CO – Kabar seputar pemecatan Jose Mourinho dari Manchester United semakin deras. Bahkan pihak manajemen klub sudah membuat keputusan untuk memecat Mourinho akhir pekan ini.
Sebagaimana diketahui Man United mengawali musim dengan hasil yang kurang memuaskan.
Tujuh pertandingan di Premier League, mereka menang tiga kali, imbang sekali dan kalah tiga kali. Mereka juga sudah tersingkir dari ajang EFL Cup karena dikalahkan Derby County.

MU pun mencatatkan start terburuk mereka dalam 29 tahun. Hal ini membuat Mourinho berada dalam tekanan sangat besar.
Di Ujung Tanduk
Saat ini Mourinho masih terikat kontrak hingga tahun 2020. Akan tetapi belakangan ini karirnya di Old Trafford disebut berada di ujung tanduk.
Tengah pekan kemarin, MU bermain imbang lawan Valencia di Liga Champions. Setelah itu ada kabar bahwa manajemen Setan Merah akan memberikan kesempatan satu laga kepadanya untuk menyelamatkan karirnya di United.
Akhir pekan ini, United akan bermain melawan Newcastle. Laga itu akan dihelat di Old Trafford.
MU sejatinya diunggulkan di laga ini. Sebab sekarang Newcastle sedang tampil buruk. Mereka belum pernah sekalipun meraih kemenangan.
The End
Akan tetapi menurut laporan dari The Mirror, manajemen MU akhirnya mengambil keputusan soal masa depan Mourinho lebih cepat. Mereka tak akan menunggu hasil akhir laga lawan Newcastle.
Petinggi United dikabarkan sudah kehilangan kepercayaannya pada manajer berusia 55 tahun itu. Mereka pun sudah memutuskan akan mendepak Mourinho, tak peduli meski MU menang atas Newcastle sekalipun.
Media asal Inggris itu menyebut Mourinho sudah mencapai titik di mana ia tak termaafkan lagi oleh petinggi klub. Pasalnya ia sudah berseteru dengan para pemain, para fans dan juga staf klub.
Selain itu media tersebut juga menyebut Ed Woodward sudah memiliki calon pengganti Mourinho. Manajer yang diidamkannya adalah manajer Tottenham, Mauricio Pochettino. (Bola.net)



