PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Siak 2017 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau dan jajaran mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Dibandingkan tahun 2016 jumlah kecelakaan jauh menurun pada kegiatan razia yang dilaksanakan sejak tanggal 1 November 2017 sampai 14 November 2017 ini.
Tahun 2016 dengan giat yang sama terjadi sebanyak 26 kecelakaan.
Sedangkan tahun 2017 ini terjadi sebanyak 16 kecelakaan.
“Artinya ada penurunan sekitar 10 kejadian laka lantas dibandingkan tahun 2016 lalu,” ungkap Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau, Kombes Pol Tulus Ikhlas Pamoji dalam siaran persnya, Rabu (15/11/2017).
Ditambahkannya, dari perbandingan jumlah lakalantas tersebut untuk korban jiwa pada tahun 2016 sebanyak 16 orang sedangkan tahun 2017 sebanyak empat orang.
Luka berat pada tahun 2016 sebanyak 18 orang sedangkan tahun 2017 sebanyak 14 orang.
Luka ringan tahun 2016 sebanyak 25 sedangkan tahun 2017 sebanyak 10 orang.
” Jika dipersentasekan ada penurunan sebanyak 38 persen,” ujar Tulus.
Kecelakaan dominan melibatkan sepeda motor.
Lokasi kecelakaan lebih banyak terjadi di jalan nasional yang terdapat pemukiman warga.
Kemudian dilokasi yang tidak ada median jalan dan persimpangan.
“Jadi banyak faktor yang mengakibatkan terjadinya lakalantas. Diantaranya melawan arus, mendahului dan faktor lainnya,” ungkap Tulus.
Mirisnya rentang usia yang terlibat kecelakaan 16 sampai 20 tahun dengan profesi pekerjaan paling banyak karyawan, pegawai swasta dan pelajar.
“Kenyataan akan ditindak lanjuti dengan memberikan pemahaman lewat sosialisasi. Khususnya pada profesi pengendara yang paling banyak terlibat kecelakaan,” ungkap Tulus. (*)



