


SIAGANEWS.CO – Gubuk reyot yang selama ini di huni oleh Sulasmi (73) didatangi banyak aparat kepolisian Polsek Singkawang, Kalimantan Barat.
Kedatangan kepolisian sempat membuat warga sekitar bertanya-tanya. Belakangan diketahui bahwa kahdiran polisi untuk mengevakuasi sang nenek yang hidup sebatang kara dan membangun rumah baru yang layak untuk wanita renta tersebut.
Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Lurah Sungai Wie Eliys Faralis, Kapolsek Singkawang Tengah AKP Andri Syahroni SIP, Kanit Reskrim Polsek Singkawang Tengah Ipda Parnadi, Kanit Intel Polsek Singkawang Tengah Ipda Irwanto, Kanit Bimas Polsek Singkawang Tengah Ipda Puji riyanto, anggota Humas Polsek Singkawang Tengah Bripka Sumaryanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Wie Bripka Heri Kurniawan, serta Babinsa Kelurahan Sungai Wie Sertu Bastian.
Kunjungan tersebut dalam rangka rencana pemindahaan Nenek Sulasmi ke rumah yang lebih layak huni. Nenek Sulasmi sudah lama tinggal sendiri di rumah yang terbilang tidak layak huni tersebut.

Banyaknya kunjungan Polisi ke kediaman Nenek Sulasmi membuat warga bertanya-tanya, namun kekhawatiran warga memudar saat anggota Polsek Singkawang Tengah beserta Lurah Sungai Wie menjelaskan bahwa tindak lanjut dari pengecekan tersebut yaitu Nenek Sulasmi akan dibuatkan rumah baru dan layak huni di lokasi yang berbeda tetapi masih di lingkungan RT 07/ RW 02 Kelurahan Sungai Wie.
“Kita akan buatkan rumah yang layak huni untuk Nenek Sulasmi di lokasi yang berbeda namun tidak jauh dari rumah lamanya. Ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap warganya.
Nenek Sulasmi adalah orang tua kita, sudah sewajarnya kita membantu dan memberikan tempat berteduh yang layak,” jelas Eliys Faralis seusai pengecekan rumah Nenek Sulasmi. (TBnews)



