


Grebek Bandar Sabu, Eh Malah Buronan Lapas Sumatra Barat Didapat
PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Anggota Opsnal Polsek Tampan ternyata tidak bekerja sia-sia dalam melakukan penggrebekan disebuah rumah yang berada di jalan Purwodadi Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Tampan, Kamis (25/2/2016) dini hari. Awalnya pelaku yang diketahui berinisial Ed (33) diringkus lantaran diduga sebagai bandar sabu-sabu, tetapi setelah diintrogasi ternyata merupakan warga binaan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Bukit Tinggi.

Kapolsek Tampan Kompol Ari S Wibowo SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Eru Alsepa SIK, Jum’at (26/2/2016) siang mengatakan bahwa penangkapan pelaku tersebut berawal dari kecurigaan warga sekitar yang kerap melihat orang asing keluar masuk rumah milik pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan dan memang adanya aktifitas mencurigakan dirumah pelaku, akhirnya anggota opsnal langsung melakukan penggrebekan.
” Saat itu kita mencoba mendatangi rumah pelaku secara baik-baik untuk menanggapi laporan masyarakat, pada saat itu kita melihat ada seseorang yang berusaha melarikan diri. Karena mencurigakan, kita langsung melakukan pengepungan,” terang Kanit.

Merasa terkepung pelaku dan mengeluarkan tembakan peringatan akhirnya pelaku menyerahkan diri secara baik-baik kepada petugas, dan melihat upayanya melarikan diri anggota opsnal langsung melakukan penggeledahan didalam rumah pelaku. Tetapi barang haram berupa narkoba yang diduga tidak ditemukan.
” Kita langsung membawa pelaku dikantor dan melakukan pemeriksaan mendalam, awalnya kita mendapatkan informasi jika pelaku adalah seorang residivist yang kembali beraksi menjual narkoba. Tetapi pelaku tidak mengakui perbuatannya, untuk memastikannya kita berkordinasi dengan anggota Sumatra Barat Bukit Tinggi. Barulah kita mendapatkan informasi ternyata buronan Lapas yang melarikan diri,” ungkap Kanit.
Kini pelaku yang ternyata telah melarikan diri selama dua tahun terpaksa harus kembali kebalik jeruji, karena aparat Kepolisian Polsek Tampan telah menghubungi petugas Lapas Bukit Tinggi.
” Pelaku melarikan diri pada tahun 2014 lalu, dan nantinya kita akan menyerahkan pelaku kepada petugas Lapas Bukit tinggi yang kini tengah menuju Pekanbaru,” tutup Iptu Eru Alsepa SIK.



