SIAGANEWS.CO – Dua orang terduga hacker, FI (36) dan JE (25) menjalani pemeriksaan oleh kepolisian Polda Metro Jaya, Jakarta. Dua warga asal Palembang, Sumatera Selatan itu diamankan aparat, Kamis (11-05-2017) terkait meretas ATM nasabah Bank.
Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono mengungkapkan kedua pelaku merupakan pemain lama dalam kasus tindak pidana penipuan dan pencucian uang yang bermain di luar kota pempek.
“Sindikat itu sudah lama diintai. Memang telah menjadi target operasi Polda Metro Jaya atas kasus penipuan dan perusak sistem bank,” ujar Kapolres di Mapolresta Palembang.
Adapun modus operandi yang digunakan tersangka yakni melakukan kejahatan dengan menggunakan rekening korban lalu ditransfer ke rekening pribadi tersangka.

Kemudian, korban baru mengetahui bahwa rekening miliknya berkurang akibat tindakan pelaku.
Dari beberapa laporan nasabah, Bank BRI sebagai salah satu korban mengalami kerugian Rp. 1,2 miliar.
Kendati pada saat penggerebekan pihak kepolisian berhasil mengamankan lima orang, namun baru tersangka FI dan JE yang ditetapkan sebagai tersangka.
“Tiga orang lainnya baru sebagai saksi. Kita tidak bisa terlalu terbuka dalam kasus ini karena menyangkut UU khusus. Apalagi penangkapan ini masih dalam tahap pengembangan,” beber Wahyu.
Terkait adanya peran orang dalam pegawai bank dalam melakukan aksi, Kapolres belum bisa memberikan keterangan secara mendalam. Sebab, kasus ini ditangani oleh Polda Metro Jaya.
“Belum diketahui keterlibatan orang dalam karena kita hanya membantu saja. Untuk laporan korban asal Palembang masih belum ada,” terangnya.
Sementara itu, Kanit III Subdit Cyber Crime Diskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Khairuddin menambahkan, pada saat penggerebekan pihaknya membawa delapan orang anggota untuk meringkus tersangka.
Mereka merupakan pemain kawakan yang telah diintai sejak lama oleh Polda Metro Jaya.
“Laporan bank atas kasus ini sudah banyak. Jadi memang mereka sudah diintai sejak lama. Kita akan terus melakukan pengembangan terhadap para pelaku,” katanya. (TBnews)



