


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Pihak Kepolisian akan menggelar pertemuan dengan pengusaha ritel di Pekanbaru untuk mengantisipasi kasus pembobolan serta kejahatan dengan kekerasan toko dan ritel supermarket. Dalam pertemuan itu nanti, akan dibahas upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah aksi para pelaku.
Demikian dikatakan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Tonny Hermawan saat dikonfirmasi melalui Wakapolresta AKBP Ady Wibowo, Minggu (14/8). Dikatakannya, bahwa rencana pemanggilan para pemilik atau pengusaha ritel supermarket dilakukan setelah adanya diskusi antara jajaran Polresta Pekanbaru.
“Kita sempat melakukan diskusi kecil terkait maraknya pelaku curat dan curas beraksi di Indomaret atau Alfamart, hasilnya diketahui jika lemahnya pengamanan serta pencegahan pelaku kejahatan untuk beraksi oleh pihak perusahaan menjadi faktor utama,” kata Wakapolresta.
Wakapolresta mengatakan jika beberapa upaya pencegahan aksi pelaku yang telah diupayakan oleh pihak Kepolisian akan dapat memberikan efek baik bagi para pengusaha.
“Kita selama ini telah melakukan tindakan pencegahan maksimal, jangan sampai anggota begadang hingga pagi memantau ritel, malah pemilik cuek saja,” harapnya.
Menggunakan asuransi jika mengalami aksi kejahatan, AKBP Ady Wibowo meminta pihak perusahaan juga tidak terkesan lepas tangan dan menyerahkan kepada Kepolisian dalam melakukan pengawasan. Dengan menempatkan petugas keamanan merupakan salah satu solusi yang nanti akan disampaikan oleh pihak Kepolisian kepada para pengusaha ritel supermarket.
“Pengakuan para tersangka yang kita ringkus lantaran melakukan kejahatan dibeberapa ritel supermarket menyebut jika kurangnya pengamananlah penyebab mereka beraksi, jadi kita berharap agar semua pihak sama-sama menjaga kemanan,” tutupnya.



