


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Novri Andika (19) yang diduga pelaku begal meringis kesakitan setelah kakinya ditembus peluru dalam sebuah penggerebekan di Jalan Rowo Bening, Pekanbaru, Senin (14/12/15) kemarin.
Pengangguran ini terkapar bersimbah darah dan menyerah saat diamankan aparat. Selain tersangka, polisi mengamankan 4 unit sepeda motor yang diduga sebagai kendaraan dalam melancarkan aksi kejahatannya.
” Tersangka ini cukup lihai dan sulit untuk diamankan. Terakhir kali, tersangka masih mencoba melarikan diri dan tidak menghiraukan tembakan peringatan. Walhasil, ia harus dilumpuhkan,” terang Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Ipda M Bahari Abdi kepada siaganews.id, Kamis (17/12/15) siang.
Sumber dikepolisian menyebutkan, Novri Andikan ditangkap polisi sesuai dengan hasil pengembangan tersangka lain, AG yang lebih dulu diamankan polisi.

Novri Cs ini merupakan komplotan yang melakukan aksi pembegalan di Jalan Labersa, Simpang Tiga, Bukit Raya, 11 November 2015 lalu. Dari beberapa kali dilakukan penangkapan, tersangka Novri selalu meloloskan diri. Terakhir, polisi menemukan lokasi persembunyiannya di sebuah rumah berlantai dua Jalan Rowo Bening. Kedatangan polisi membuatnya panik hingga harus kabur melalui plafon rumah dan sembunyi dilantai dua bangunan tersebut. Saat polisi mendekatinya tersangka melarikan diri dan harus dilumpuhkan dengan timah panas. (tim)



