


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Satu bulan lamanya penyelidikan dilakukan Tim Ditresnakoba Polda Riau sampai akhirnya mengungkap sabu-sabu seberat 40 kilogram dan 160 ribu butir pil ekstasi. Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara dalam keterangan presnya, Minggu (9/4/2017) mengatakan, barang bukti narkoba tersebut dibawa dari Malaysia.
“Ya ini barang (narkoba) dibawa dari Malaysia. Namun produksinya dari china (tiongkok),” terang Kapolda.
Dua orang kurir berhasil ditangkap yang masing-masing berinisial Z dan A pada Sabtu (8/4/2017) dini hari. Kemudian hasil pengembangan diringkus EJ yang hasil pemeriksaan awal sebagai pemasok ke Riau.
“Jadi narkoba dibawa melalui jalur laut. Kemudian disitribusikan melalui darat. Tujuan utama mereka (tersangka) ke Provinsi Sumatera Utara,” ungkap Kapolda.
Dipaparkan Kapolda, pengungkapan yang dilakukan murni upaya yang tidak kenal lelah yang dilakukan pihaknya.
“Lewat investigasi yang dilakukan. Memang cukup panjang. Ini juga hasil pengembangan yang kita lakukan,” papar Kapolda. Dari pengungkapan tersebut sejauh ini tiga orang yang sudah diamankan. Namun menurut Kapolda masih ada bandar besar lainnya yang masih menjalankan bisnis haram tersebut.
“Kita akan kejar terus. Walapun tidak berada di Riau. Saya akan sikat. Masih ada bandar besar lainnya,” ujar Kapolda.
Sebelumnya Tim Diresnarkoba Polda Riau menghentikan dua unit mobil di Jalan Lintas Pekanbaru-Siak Simpang Buatan pada Sabtu dini hari. Dari mobil jazz ditemukan sabu-sabu lebih kurang 20 kilogram dan pil ekstasi. Kemudian jarak sepuluh kilometer dari mobil Inova kembali disita sabu-sabu dengan berat sama dan juga pil ekstasi. Hasil pengungkapan tersebut polisi melakukan pengembangan dan berhasil meringkus EJ. (*)



