SiagaNews – Ketahanan pangan tak cukup hanya dengan menanam. Ia membutuhkan perhatian, pendampingan, dan konsistensi hingga tanaman siap dipanen. Semangat itulah yang terus diwujudkan Polsek Kandis, Polres Siak, melalui pemantauan tanaman jagung pipil di Kampung Jambai Makmur, Kecamatan Kandis.
Bhabinkamtibmas Kampung Jambai Makmur Aipda Janseng Manurung turun langsung ke lahan pertanian dan berinteraksi dengan petani untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memastikan lahan produktif tetap terawat. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan.

Langkah tersebut bukan tanpa alasan. Kampung Jambai Makmur memang menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam pengembangan jagung. Pada 28 Agustus 2026, Polsek Kandis bersama kelompok tani melaksanakan penanaman jagung Kuartal III di lahan 4 hektare milik Kelompok Tani Ayu Makmur, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di wilayah.
Sebelumnya, sinergi Polri dan petani di kawasan yang sama juga telah menghasilkan panen sekitar 2 ton jagung dari lahan 2 hektare pada Juli 2026. Capaian tersebut menunjukkan kesinambungan pendampingan dari proses penanaman, perawatan hingga panen.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., menegaskan bahwa jajaran Polsek Kandis akan terus mendorong kolaborasi bersama petani dan berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan lahan produktif.
“Polri hadir bersama petani. Kami ingin memastikan lahan-lahan produktif terus berkembang dan memberikan manfaat, sekaligus menjadi bagian dari perjuangan mewujudkan swasembada pangan.”
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah hamparan jagung sekaligus menjadi wujud Green Policing—pendekatan yang menghubungkan tugas kepolisian dengan kepedulian terhadap lingkungan, produktivitas lahan, dan kehidupan masyarakat.



