Pelaku Bunuh Korban, Karena Menolak Diajak Berhubungan Badan

0
538
Foto : Pelaku

PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Yogi Pratama (YP), 19 tahun, remaja di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, tega membunuh pacarnya, Dewi Sinta (DS), 14 tahun. Korban dibunuh, karena menolak diajak berhubungan badan oleh pelaku. Motif dan sebab pembunuhan tersebut terungkap setelah polisi dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak dan Polsek Kandis berhasil menangkap Yogi Pratama.

“Tersangka ditangkap pada Minggu 18 Agustus 2109, di Dusun Papala Pondok 2 Kampung Bekalar, Kecamatan Kandis, Siak,” kata Kepala Urusan Humas Polres Siak Bripka Dedek Prayoga. Senin (19/8).

Menurut Dedek, awalnya Yogi Pratama mengajak korban untuk berhubungan badan. Namun, korban menolak sehingga Yogi Pratama merasa sakit hati. Yogi Pratama kemudian menganiaya pacarnya dengan menggunakan cangkul. Akibatnya, korban mengalami luka di kepala dan punggung.

Setelah itu, Yogi Pratama memperkosa pacarnya yang saat itu dalam kondisi bersimbah darah. Dedek mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari temuan mayat perempuan di sebuah pondok kosong di Simpang Belutu, Kelurahan Belutu, Kecamatan Kandis.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Tumiran (49), yang saat itu hendak mengambil angkong di pondoknya. Saksi kemudian melapor ke ketua RT setempat dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kandis.

“Dalam penyelidikan, pelaku diketahui kabur ke Kelurahan Telaga Sam Sam, Kandis dan menjual handphone korban,” kata Dedek.

Setelah menjual ponsel korban, Yogi Pratama pergi ke wilayah Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, untuk menonton hiburan rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 RI. Setelah itu, pelaku kembali ke Kecamatan Kandis dan berhenti untuk minum kopi di pos sekuriti di Kamp Bekalar. Saat itu pelaku berhasil ditangkap oleh polisi.

Kepada polisi, Yogi Pratama mengakui telah membunuh pacarnya.

“Pelaku berpacaran dengan korban. Pelaku mengaku baru kenal lewat Facebook lebih kurang sepekan,” sebut Dedek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here