SiagaNews – Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak berhenti pada penanaman. Di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, jajaran Polsek Kandis terus hadir di tengah lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kandis turun langsung ke areal tanaman jagung bersama petani. Pengecekan dilakukan dengan melihat kondisi pertumbuhan tanaman, kondisi lahan, serta perkembangan tanaman yang menjadi bagian dari program dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.

Kehadiran polisi di tengah hamparan tanaman jagung itu menjadi gambaran bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan dilakukan tidak hanya melalui seremoni penanaman, tetapi juga melalui pendampingan dan pemantauan secara langsung.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H., M.H., menegaskan bahwa Polri akan terus mendorong sinergi bersama petani dalam menjaga produktivitas pertanian.
“Polri hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para petani. Ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian bukan hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pengelolaan lahan dan kesejahteraan masyarakat.
Langkah Polsek Kandis tersebut sejalan dengan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Sebelumnya, jajaran Polres Siak juga melakukan pemantauan perkembangan kebun jagung di Kecamatan Kandis sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Bagi petani, pendampingan di lapangan menjadi dorongan tersendiri. Sementara bagi kepolisian, turun langsung ke lahan menjadi bagian dari upaya memastikan program ketahanan pangan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Dari hamparan jagung di Kandis, semangat swasembada pangan terus dirawat—bukan sekadar ditanam, tetapi dikawal hingga menghasilkan.



