


SIAGANEWS.CO – Karena terlibat dalam kasus pembuangan bayi, Polsek Bagan Sinembah mengamankan seorang janda RS (32) warga Kelurahan Bahtera, Bagan Sinembah.
Kasus ini terungkap berdasarkan kecurigaan masyarakat terhadap ibu bayi, JUmat (10/2). Masyarakat menduga selama ini bahwa Rini tengah hamil, namun warga sekitar melihat bahwa perut Rini tidak terlihat lagi seperti orang hamil. Kecurigaan itu muncul lantaran tidak terlihat sesosok bayi di rumah Rini.
Lalu pada Kamis 9/2 warga sekitar menanyakan langsung kepada Rini, namun Rini mengaku kalau dirinya tidak melahirkan dan hanya sedang sakit Asam Lambung.
Kemudian warga memanggil Rt setempat untuk menanyakan langsung, tetapi Rini tetap bersikukuh kalau dia sedang sakit.

Untuk lebih meyakinkan, kemudian Ry membawa Bidan agar dilakukan pemeriksaan, lalu Bidan tersebut melakukan pemeriksaan, dan ternyata benar, Rini baru saja melahirkan.
Tak dapat menghindar lagi, akhirnya Janda anak dua ini mengaku bahwa ia telah melahirkan bayi yang masih prematur. Menurut Rini, kandungnya berusia 7 bulan.
Dan ketika ditanya dimana bayi itu berada, sontak Rt dan warga terkejut, lantaran, ia mengatakan bahwa bayi itu telah meninggal sesaat setelah dilahirkan pada Rabu 8/2 sekira pukul 02.00 Wib dini hari.
Rini juga mengaku bahwa Bayi itu sempat dikuburkan di hutan karet seberang rumahnya, namun paginya ia kembali mengambil dan meletakkannya di dalam kotak plastik dan dimasukkan ke dalam kantongan plastik kemudian disimpan di ruang tamu rumahnya.
Tanpa pikir panjang, Rt setempat langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Bagan Sinembah. Mendapat laporan, polisi bersama tim medis dari Puskesmas Bagan Batu langsung menuju lokasi untuk mengamankan Rini. Selanjutnya bayi malang itu dibawa ke ruang mayat Puskesmas untuk dilakukan Visum et Repertum.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Henry Posma Lubis SIK MH melalui Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Eka Ariandy Putra SH SIK Jumat 10/2 membenarkan atas adanya peristiwa tersebut.(ded/src)



