


PEKANBARU, SIAGANEWS.CO- Sempat kabur selama sebulan, pelaku pembunuhan di tempat nasi goreng akhirnya ditangkap Unit Opsnal Reskrim Polsek pekanbaru Kota.
J als Rangga (28) membeberkan kenapa ia melakukan pembunuhan tersebut. Dirinya kesal karena pelanggannya menanyakan kenapa pesanan teh telornya terlambat disajikan.
Pelaku yang merupakan warga Desa Negeri Kec. Buai Oku Sumatera Selatan tersebut ditangkap dalam pelariannya di Cileungsi Bogor Jawa Barat, Kamis (15/12/2016) dini hari.
Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Willy Andrian SH, S.Ik saat dikonfirmasi mengatakan pelaku ditangkap di sebuah bengkel mobil dan saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Pekanbaru kota.

J alias Rangga merupakan pelaku penikaman terhadap Nurul Falah yang terjadi pada tanggal 7 November 2016 lalu yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi di kedai nasi goreng di Jalan KH Wahid Hasyim, Pekanbaru. Korban tumbang bersimbah darah dengan luka tikaman di bagian perut.
” Pelaku kesal ditanya soal teh telor yang belum juga disajikan. Kemudian pelaku mengambil pisau di gerobak nasi goreng miliknya selanjutnya menikam perut korban. Setelah kejadian itu pelaku melarikan diri,” terang Willy Adrian, Minggu (18/12/2016).
Korban masih sempat mendapat pertolongan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi.
Setelah kejadian tersebut polisi melakukan penyelidikan mendalam
Dari pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi mendapati satu buah pisau dapur dengan panjang lebih kurang 30 centimeter.
Polisi juga mendapati alat bukti dari jaket berlumuran darah, pakaian kerja yang juga berlumuran darah dan robek di bagian kanan.
Selanjutnya perburuan pelaku direncanakan dengan matang. Lewat penyelidikan yang panjang dan sabar identitas pelaku diketahui.
Penelusuran terus dilakukan hingga polisi mendapati lokasi pelarian pelaku yakni di Cileungsi, Jawa Barat. Tim Opsnal Polsek Pekanbaru Kota kemudian berangkat ke lokasi dan mendapati pelaku di bengkel mobil.
“Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Willy Andrian.(*)



