


PEKANBARU,SIAGANEWS.CO – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BK2PD) Provinsi Riau menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat III Angkatan I Provinsi Riau Tahun 2016 melaksanakan orientasi lapangan (benchmarking) ke Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (3/5/16).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BK2PD) pemerintah Provinsi Riau. Dipilihnya provinsi Sulsel karena provinsi ini dianggap memiliki kemajuan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerahnya.
Kepala BK2PD pemerintah Provinsi Riau Asrizal mengatakan, tujuan diselenggarakannya kegiatan orientasi lapangan tersebut adalah agar peserta diklat kepemimpinan tingkat III memperoleh pemahaman pengalaman dan pengetahuan baru yang bisa dibawa kembali ke Provinsi Riau sehingga nantinya ada perubahan-perubahan mendasar yang bisa dibangun untuk Provinsi Riau.
“Ada dua fokus kunjungan ke Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu kunjungan ke Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah,” kata Asrizal.

Setibanya di Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan, rombongan peserta diklat kepemimpinan tingkat III Provinsi Riau diterima langsung oleh Kepala Bidang Diklat Struktural, Imran. Kunjungan orientasi lapangan selanjutnya bertempat di Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah dan diterima langsung oleh Kepala BKPMD AM Yamin.
Asrizal menjelaskan, dipilihnya Badan Diklat Provinsi Sulawesi Selatan karena provinsi ini telah menyelenggarakan diklat kepemimpinan tingkat II dan berbagai jenis diklat yang sudah disertifikasi oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
“Inilah manfaat yang bisa kami petik untuk kemajuan diklat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Riau. Melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah, Sulawesi Selatan mampu memberikan proses perizinan yang cepat dengan sistem satu pintu sehingga dapat menarik investasi-investasi guna mendukung pembangunan daerahnya,” ujar Asrizal.
Kegiatan benchmarking yang diselenggarakan BK2PD Pemprov Riau diikuti 29 orang peserta. Kegiatan itu merupakan terobosan baru bagi peserta diklat kepemimpinan tingkat III angkatan I Provinsi Riau.
Kepala Sub Bagian Bina Penerbitan Biro Humas Setda Provinsi Riau, Ridho Ardiyansah yang juga tercatat sebagai peserta diklat kepemimpinan tingkat III yang mengikuti orientasi lapangan menjelaskan, manfaat kunjungan dari hasil orientasi lapangan ini, peserta diklat akan membuat laporan benchmarking untuk rencana proyek perubahan dan sebagai bahan kajian untuk meningkatkan program pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Riau.
“Kami akan membuat laporan benchmarking untuk rencana proyek perubahan dan kami akan berupaya maksimal dalam laporan yang kami buat agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan kajian program Pemerintahan dan pembangunan pemerintah Provinsi Riau,” kata Ridho Ardiansyah.(mcr)



