PEKANBARU, SIAGANEWS.CO – Tiga orang personel Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru ini tak menyangka bakal bertemu dengan seorang perempuan yang tengah terluka akibat bacokan parang dipinggir Jalan Srikandi, Pekanbaru, Selasa (16/5/2017) siang.

Beradu cepat dengan waktu karena luka dipergelangan tangan kiri perempuan yang diketahui bernama Zainab tersebut sudah mengucurkan darah. Menggunakan mobil patroli Zainab segera dibawa ke Rumah Sakit Prima di Jalan Tambusai. Kondisinya yang shock sembari menahan sakit terlihat dari raut mukanya.
Berkat gerak cepat tiga personel yakni, Bripda Mutiara, Bripda Yoga dan Brigadir Edward Murten, nyawa Zainab akhirnya bisa tertolong. Kisah responsif personel lantas ini berawal saat ketiganya meluncur di Jalan Srikandi usai melaksanakan Operasi Patuh Siak 2017. Saat dalam perjalanan tiba tiba tampak seorang perempuan mengenakan pakaian coklat sedang berteriak minta tolong. Dipergelangan tangan kirinya terlihat darah telah mengucur. Darah yang mengalir hingga ke baju yang dipakainya.

Melihat pemandangan tersebut segera Brigadir Edward Murten yang mengemudikan mobil menepi. Ketiga personil tersebut lalu keluar mencari tahu yang terjadi. Karena melihat darah yang mengucur deras ketiganya langsung berinisiatif membimbing Zainab masuk kedalam mobil. Mobil patroli meluncur ke Rumah Sakit Prima.
“Bersyukur korban akhirnya dapat tertolong,” ujar Brigadir Edward Murten mengenang peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, dipinggir jalan korban berteriak minta tolong. Ada juga beberapa warga namun terlihat khawatir saat menolong.
“Kebetulan kita lewat dan mendapati kondisi korban sudah melemah. Segera tadi kita selamatkan,” ungkapnya.
Menurut Edward berdasarkan pengakuan korban, ia baru saja mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Pergelangan tangan tersebut merupakan bekas bacokan yang dilakukan suaminya sendiri.
“Saat dilokasi kita tidak temukan suami korban. Diduga sudah kabur,” terang Edward.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah Sakit Prima.

Terpisah Kasatlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser memberikan apresiasinya pada ketiga personelnya tersebut. Menurut Rinaldo peristiwa yang diluar dugaan dari tugas lantas cepat mendapat respon.
“Tentu sebagai personel Polri sudah menjadi tugasnya memberikan respon yang lebih cepat,” ujar Rinaldo.
Ditambahkan Rinaldo, saat ini korban sudah dalam kondisi stabil.
“Alhamdulillah berkat kesigapan personel kemungkinan terburuk bisa dihindari. Tugas melindungi, mengayomi dan memberikan pelayanan masyarakat menjadi yang terdepan dalam tugas sebagai personel Polri,” ujar Rinaldo. (*)
Related



