Author: Prima

SIAGANEWS.CO- Keberadaan narkoba dan penyebaran HIV/Aids sudah sangat meresahkan. Oleh karena itu, Badan Kontak Majelis Talim (BKMT) sebagai organisasi keagamaan memiliki peran untuk mencegah peredaran narkoba dan penyakit penular HIV/Aids. Demikian diungkapkan Wakil Ketua BKMT Kabupaten Bengkalis, Hj Farida Hamid, saat membuka pesantren kilat penanggulangan bahaya narkoba dan pencegahan HIV/Aids, Selasa (15/12/2015). Kegiatan pesantren kilat diikuti oleh 150 orang, menghadirkan Badan Narkotika Kabupaten Bengkalis (BNNK)  Bengkalis Dahen Tawakal dan Komisi Penanggulangan Aids (KPAI) DaerahRangga  dan Kemenag Bengkalis Samsir. Dikatakan Farida, permasalahan narkoba dan hiv/aids di negeri ini, sudah sangat mengkhawatirkan karena merusak tatanan kehidupan masyarakat tanpa mengenal usia, status sosial,…

Read More

PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Legislator Riau dari Daerah Pemlihan (Dapil) Kota Pekanbaru, Taufik Arrakhman dengan tegas mengatakan, Pemerintah Kota Pekanbaru harus segera mengambil langkah-langkah konkrit terhadap penanganan para pedagang Pasar Ramayana pasca terjadi kebakaran.  Para pedagang harus segera dapat berjualan kembali sebagaimana biasa. “Pasca terjadinya kebakaran pasar Ramayana sekitar seminggu yang lalu, Pemko untuk dapat segera memikirkan dan mengambil langkah-langkah konkrit, agar para pedagang dapat berjualan lagi dengan cepat.  Kemana pedagang ini bisa ditampung sementara untuk berjualan”, jelasnya pada wartawan saat dikonfirmasi. Lebih jauh dikatakan juga oleh Politisi Gerindra ini, jangan sampai para pedagang ini berlama-lama tidak bisa berjualan lagi.  Karena ini juga…

Read More

PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Tidak memiliki pekerjaan dan tampang yang cukup mengyakinkan, Indra (22) warga Kabupaten Bengkalis ini nekat mengaku sebagai Dokter yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru sebelum berhasil diringkus oleh anggota BNN yang asli, Selasa (15/12/2015) Siang. Tujuannya tidak lain yaitu untuk menjalankan aksinya mencari korban yang ingin bekerja dengan membayar jutaan rupiah. Uniknya, untuk mencari mangsa pelaku ini hanya bermodalkan media sosial saja. Melalui perkenalan singkat ini pelaku selalu mengajak korban untuk berkomunikasi hingga akhirnya calon mangsa yakin jika pelaku merupakan seorang Dokter yang bertugas di BNN. ” Setelah korban yakin barulah pelaku mengaku bisa memasukkan korban…

Read More