Author: Prima

PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Mobil mahasiswa dirusak OTK , Yudhi (24) dirusak orang tidak dikenal (OTK) diparkiran KampusĀ  STTP Jalan Dirgantara Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Sabtu (16/1/16) kemarin. Kaca mobil rusak sedangkan uang tunai dna harta benda milik korban raib. Diperkirakan kerugian jutaan rupiah. Kapolsek Bukit Raya Kompol Ricky Ricardo SIK saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda M Bahari Abdi SH mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan dan pencurian tersebut. Polisi menilai, kejahatan ini adalah modus pecah kaca. Belum diketahui pasti mengenai keberadaan pelaku. Namun sejumlah saksi-saksi teah dimintai keterangan oleh kepolisian setempat. M Bahari Abdi menjelaskan, peristiwa itu berlangsung…

Read More

PEKANBARU,SIAGANEWS.CO- Tidak ingin aksi kriminalitas jalanan yang kerap disebut dengan begal terulang kembali, puluhan anggota Sabhara Polresta Pekanbaru melakukan patroli di saat jam-jam rawan dengan menggunakan senjata lengkap, Minggu (17/1/2016) dini hari. Dengan dipimpin langsung oleh Kompol Lilik Surianto, anggota Sabhara mulai melakukan patroli sekitar pukul 23.00 WIB. Anggota yang berjumlah lebih kurang 30 orang langsung dibagi dalam beberapa tim, patroli dilakukan pada dini hari tersebut ada yang menggunakan sepeda motor dan ada pula yang menggunakan kendaraan roda dua. ” Anggota langsung melakukan penyisiran di wilayah-wilayah rawan kriminalitas seperti jalan Cut Nyakdien dan jalan Diponegoro serta pemukiman masyarakat. Patroli kita…

Read More

Kapolri : WNI Terlibat Terorisme Dicekal SIAGANEWS.CO- Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sudah mengirim surat ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk mencegah Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlibat terorisme di Suriah. Tujuannya agar tidak bisa kembali lagi ke Indonesia. “Untuk WNI terlibat terorisme dicekal termasuk yang ke Suriah, yang teridentifikasi sudah kami lakukan pencekalan, supaya tidak kembali ke Indonesia,” tutur Badrodin memberikan pernyataan di Mabes Polri, Sabtu (16/1/2016) Langkah tersebut, menurut dia, sebagai upaya penangkalan agar pihaknya bisa meminalisir aksi teror susulan. “Kami hanya bisa mengidentifikasi yang terlibat yakni 308 orang. Dari 308 orang, ada yang memang mengangkat…

Read More